Kamis, 01 November 2018

Franchise Nyoklat Klasik Indonesia - Lingkungan Bisnis

Nyoklat Klasik Indonesia



- Sejarah Nyoklat Klasik
Nyoklat Klasik merupakan bisnis Franchise minuman coklat. Bisnis ini termasuk pure franchising, artinya memiliki hak sepenuhnya mulai dari trademark, penjualan, peralatan, strategi pemasaran, dsb. Nyoklat klasik ini pertama kali berdiri pada tahun 2015 yang berlokasikan di Tulungagung, Jawa Timur. Bermula dari mencoba membuka kedai kecil di toko swalayan, kini bisnis Nyoklat Klasik telah berkembang pesat. Bahkan Tercatat dari website resminya (www.nyoklatklasik.co.id) Nyoklat klasik memiliki lebih kurang 2000 outlet di seluruh Indonesia.

Salah satu yang jadi Franchise Nyoklat Klasik ini adalah : Febri atau sering dipanggil Kak Abi, Membuka outlet di Perumahan Griya Asri Gandus, Palembang, Sumatera Selatan.



Hasil Survey yang didapat dari Outlet Kak Abi :

1. Bagaimana Caranya untuk membuka outlet Nyoklat?
Awal mula membuka franchise Nyoklat Klasik dengan cara menghubungin admin lewat BBM. Tapi untuk saat ini jika kita tertarik ingin membuka outlet tersebut bisa langsung kunjungi website resminya di www.nyoklatklasik.co.id dimana seiring majunya teknologi sudah banyak media komunikasi yang lebih update bisa digunakan, seperti whatsapp

2. Berapa Modal yang diperlukan untuk membuka outlet Nyoklat Klasik?
Berdasarkan website :
1. Paket Silver : Rp12.000.000,00
2. Paket Minibar : Rp17.000.000,00
3. Paket Gold : Rp60.000.000,00
4. Paket Platinum : Rp250.000.000,00

Berdasarkan Survey
Modal yang diperlukan untuk membuka outlet Nyoklat Klasik adalah sebesar Rp15.000.000,00

3. Dimana tempat membeli bahan minimun jika habis ?
Bahan Minimun ini hanya dapat dibeli dijawa timur langsung ke pusat franchise waralaba ini berdiri.

4. Berapa Laba yang didapatkan dari Franchise Nyoklat Klasik ini?
Sebelumnya perlu diketahui bahwa harga minuman nyoklat klasik berkisaran antara Rp6.000,00 - Rp 10.000,00 per cup-nya. Dalam satu hari biasanya minuman nyoklat klasik terjual kurang lebih 20 cup. Jika dihitung penghasilan rata-rata untuk satu bulan yaitu 5 juta rupiah, tetapi itu masih penghasilan kotor.

Dapat disimpulkan dari Hasil survey ini membuka waralaba Nyoklat Klasik ini sedikit menarik, keuntungan yang didapat juga besar, apalagi di zaman sekarang anak-anak hingga orang dewasa menyukai yang berbaur coklat. Mencari tempat strategis untuk membuka outlet tersebut.

Sabtu, 13 Januari 2018

pengantar bisnis


MAKALAH
Kenaikkan Harga BBM




Disusun Oleh :

Sonia Wanda Aprilia (1721200088)
                                                                  

Dosen Pembimbing :

Charisma Ayu Pramuditha, M.HRM






Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data
Palembang 2017/2018




Daftar Isi

Kata Pengantar..............................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 latar Belakang..........................................................................................4

1.2 Tujuan.......................................................................................................4

Bab II ISI

2.1 Pembahasan analisis...............................................................................5

Bab III Penutup

3.1 Kesimpulan...............................................................................................7

Daftar Pustaka................................................................................................8







KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada guru pembimbing yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari bahwa dalam penulisan dan pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Palembang, 13 Januari 2018


Sonia Wanda Aprilia








BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pertamina atau nama resminya PT. PERTAMINA (Persero) adalah sebuah BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Pertamina masuk urutan ke 122 dalam Fortune Global 500 pada tahun 2013.
Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada tahun 2001. Perusahaan ini juga mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun.
Pertamina adalah hasil gabungan dari perusahaan Pertamin dengan Permina yang didirikan pada tanggal 10 Desember 1957. Penggabungan ini terjadi pada 1968. Direktur utama (Dirut) yang menjabat dari 2009 hingga 2014 adalah Karen Agustiawan yang dilantik oleh Menneg BUMN Syofan Djalil pada 5 Februari 2009 menggantikan Dirut yang lama Ari Hernanto Soemarno. Pelantikan Karen Agustiawan ini mencatat sejarah penting karena ia menjadi wanita pertama yang berhasil menduduki posisi puncak di perusahaan BUMN terbesar milik Indonesia itu. Karen Agustiawan mengundurkan diri sebagai Dirut pada 1 Oktober 2014 dan menjadi dosen guru besar di Harvard University, Boston, Amerika Serikat. Selanjutnya pada 28 November 2014, Presiden Joko Widodo memilih Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Ia menggantikan Karen Agustiawan yang mengundurkan diri.
Kegiatan Pertamina dalam menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia, terbagi ke dalam sektor Hulu dan Hilir, serta ditunjang oleh kegiatan anak-anak perusahaan dan perusahaan patungan.

1.2 Tujuan
            Tujuan dibuatnya makalah ini untuk memberi solusi bagaimana baiknya untuk kebijakan pertamina saat menaikkan harga bahan bakar minyak.

           



BAB II
ISI
2.1 Pembahasan

Kenaikan harga Bahan Bakar memang selalu menjadi masalah di Indonesia dan seluruh dunia dikarenakan stok Bahan Bakar sedikit dan masyarakat memakai bahan bakar melebihi stok yang ada dan untuk membuat bahan bakar lagi membutuhkan waktu yang sangat lama. Sumber Daya Alam semakin hari semakin tipis dan berkurang padahal kebutuhan manusia pada sumber daya alam semakin bertambah.
Usulan dari PT. Pertamina untuk tahun 2017 harga bahan bakar premium dan solar naik dengan mengikuti harga minyak di dunia. Harga premium dan solar pada tahun 2016, Premium Rp 6.550 per liter dan solar Rp 5.150 per liter padahal saat itu harga minyak dunia hanya 37 dolar US perbaler. Saat ini harga minyak dunia hampir 60 dolar US perbaler. Pertamina ingin menaikan harga premium menjadi Rp 7.150 per liter dan harga solar masih di perhitungkan keekonomiannya. Tetapi Pertamina masih mengembalikan kebijakan penetapan harga BBM pada pemerintah dikarenakan 100% saham dimiliki oleh negara.
Jika harga BBM naik, otomatis harga pokok yang lainpun ikut naik. Mengapa semua harga barang ikut naik? Jawabannya sudah jelas karena segala kebutuhan dan kegiatan masyarakat membutuhkan bahan bakar.
Sebagai contoh, di suatu perusahaan bahan bakar sangat diperlukan dalam kegiatan operasional, seperti proses pendistribusian suatu produk meggunakan transportasi yang menggunakan bahan bakar. Tanpa adanya bahan bakar kegiatan operasional akan terganggu.
            Lalu, bagaimana dampaknya apabila harga bahan bakar dinaikkan atau pun diturunkan bagi setiap pihak yang berkepentingan? Apabila harga bahan bakar dinaikkan sudah tentu hal ini menguntungkan bagi perusahaan pertamina karena jumlah pendapatan akan meningkat. Tapi, tentu saja hal ini akan memberatkan bagi masyarakat menengah ke bawah.
            Sebaliknya bagaimana apabila harga bahan bakar diturunkan? Hal itu tentu akan disambut baik oleh masyarakat. Tapi, hal itu akan menyulitkan baik bagi pertamina maupun pemerintah. Pertamina pastinya tidak mau menurunkan harga seenaknya karena hal ini akan menjadi kerugian besar yang akan ditanggung perusahaan. Bagi pemerintah pun ini berat,sebab dengan menurunkan harga bbm artinya pemerintah harus meningkatkan jumlah subsidi, sedangkan keperluan negara itu masih banyak belum lagi jika dihitung dengan utang negara saat ini.
            Jadi, satu-satunya keputusan terbaik saat ini adalah menjaga harga bahan bakar tetap seimbang. Selain itu, solusi lain adalah pemerintah perlu menemukan alternatif bahan bakar lain yang memiliki manfaat sama tetapi harga yang lebih rendah.





BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan  
            Untuk masyarakat mematuhi segala kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah namun pemerintah juga harus memikirkan yang terbaik untuk masyarakatnya. Carila solusi yang terbaik untuk negara agar terhindar dari demo masyarakat.







Daftar Pustaka

Senin, 04 Desember 2017

Pemasaran2017



PEMASARAN (MARKETING)
1-Apa itu Pemasaran?
Pemasaran (Marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum atau suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
2-Strategi Pemasaran
Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. Disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Dalam artian khusus strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang  apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan.
-Strategi Pemasaran juga dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:
11. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
22. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
33. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
44. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.
· -Persaingan usaha
11. Penetapan harga
Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama.
22. Pembagian pasar
Pelaku usaha dilarang membuat perjanjain dengan pelaku usaha persaingan yang bertujuan untuk membagi wilayah pemasaran atau alokasi pasar terhadap barang dan atau jasa sehingga dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.
33. Pemboikotan
Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian, dengan pelaku usaha persaingannya, yang dapat menghalangi pelaku usaha lain untuk  melakukan usaha yang sama, baik untuk tujuan pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha persaingannya, untuk menolak menjual setiap barang dan atau jasa dari pelaku usaha lain sehingga pembuatan tersebut.
· -Penerapan strategi pemasaran pada perusahaan
Menerapkan Strategi pemasaran di awali dengan menganalisa secara keseluruhan dari situasi perusahaan Pemasar harus melakukan analisis SWOT (SWOT analysis), di mana ia menilai kekuatan (strengths [S]), kelemahan (weaknesses [W]), peluang (opportunities [O]), dan ancaman (threats [T]) perusahaan secara keseluruhan Kekuatan (Strengths) meliputi kemampuan internal, sumber daya, dan faktor situasional positif yang dapat membantu perusahaan melayani pelanggannya dan mencapai tujuannya, Kelemahan (Weaknesses) meliputi keterbatasan internal dan faktor situasional negatif yang dapat menghalangi performa perusahaan, Peluang (Opportunities) adalah faktor atau tren yang menguntungkan pada lingkungan eksternal yang dapat digunakan perusahaan untuk memperoleh keuntungan, dan ancaman (Threats) adalah faktor pada lingkungan eksternal yang tidak menguntungkan yang menghadirkan tantangan bagi performa perusahaan.
·         Kasus Pemasaran pada suatu Perusahaan
Salah satu perusahaan yang sangat terkenal di Indonesia adalah Indofood Sukses Makmur, atau yang lebih dikenal dengan naman Indofood. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 oleh alm Sudono Salim dengan nama awal Panganjaya Intikusuma. Pada tahun 1994 perusahaan berganti naman menjadi Indofood dan pada saat bersamaan Hendy Gunawan, direktur pemasaran pada saat itu melakukan peninjauan strategi pemasaran serta performa perusahaan, salah satu yang dievaluasi adalah produk mie instant.
Pada saat itu penjualan produk meningkat selama 2 tahun dengan pertumbuhan mencapai 53% dan 95% antara tahun 1991 – 1993. Perusahaan berencana melakukan IPO pada akhir 1994 dan pada saat itu keputusan penting yang diambil adalah terkait dengan produk perusahaan dan wilayah regional yang akan menjadi target sasaran.
Sangat penting bagi Indofood untuk mempertahankan kondisi market leader saat itu. Posisi itu dapat dicapai dengan melancarkan penetrasi produk yang kuat dan didukung oleh kontrol distribusi serta produksi yang ketat. Dengan kebijakan ini perusahaan dapat mengontrol biaya dan mempengaruhi kebijakan harga. Harga menjadi faktor penting karena banyak produknya adalah kebutuhan pangan sehari-hari sehingga konsumen cukup sensitif dengan harga. Strategi perusahaan dapat dibagi menjadi 4 pilar yaitu kemapuan organisasi, kemapuan pemasaran, kemampuan produksi dan kapabilitas tim manajemen dalam menyuarakan kebijakan
Indofood melakukan investasi yang kuat dalam membangun dan mempertahankan merek. Usaha pemasaran dilakukan melalui iklan di banyak media massa dan sponsorship padabanyak event . Saat itu Indofood mengembangkan tim riset dengan mempekerjakan sebanyak 60 orang untuk membantu perusahaan  merespon secara efektif pergerakan tren, preferensi, dan ekspektasi pasar. Indofood juga memiliki departemen desain kemasan sendiri. Pada tahun 1990an perusahaan memiliki sistem distribusi makanan terbesar di Indonesia. Aktifitas dan distribusi ini dikoordinasikan melalui sistem infomasi manajemen.
Pada tahun 1994 , Indofood berhasil menjadi produsen mie instant terbesar di dunia dengan pangsa pasar sebesar 90% di Indonesia. Sampai saat ini Indofood adalah salah satu perusahaan yang produknya dikenal masyarakat Indonesia dan berhasil menguasai pasar ekspordengan sejumlah produknya. Dan jangan lupa untuk menggunakan  untuk memanggang roti produk Indofood

· -Gambar dan Foto Postingan









Sabtu, 28 Oktober 2017

Analisis CSR pada PT. Bukit Asam


MAKALAH
Analisis CSR pada PT. Bukit Asam
Disusun Oleh :
Sonia Wanda Aprilia (1721200088)

Dosen Pembimbing :
Charisma Ayu Pramuditha, M.HRM


Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data Palembang 2017/2018

Daftar Isi
Kata Pengantar..........................................................................   3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 latar Belakang......................................................................   4
1.2 Tujuan...................................................................................   4
1.3 Manfaat.................................................................................    4
Bab II ISI
2.1 Pengertian CSR PT. Bukit Asam........................................ 5
2.2 CSR yang ada di PT. Bukit Asam....................................... 5
2.3 Visi dan Misi CSR PT. Bukit Asam..................................... 5
2.4CSR yang dilakukan oleh PT. Bukit Asam.......................... 6
Bab III Penutup
3.1 Kesimpulan........................................................................... 10
Daftar Pustaka............................................................................  11


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan atas rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada guru pembimbing yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari bahwa dalam penulisan dan pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Palembang, 14 Oktober 2017


Sonia Wanda Aprilia

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
CSR (corporate social responsibility) adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada,  seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat  sekitar dan menjaga lingkungan. Memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut, dana untuk bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada disekitar perusahaan tersebut. CSR merupakan sebuah fenomena dan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR dimulai sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability perusahaan.
1.2 Tujuan
            Tujuan dibuat nya makalah ini supaya kita mengetahui CSR (corporate social responsibility) apa yang sudah dilakukan oleh PT. Bukit Asam selama perusahaan tersebut menjalankan bisnisnya.
1.3 Manfaat
1. agar mengetahui apa itu CSR (corporate social responsibility)
2. lebih mengenal lagi PT. Bukit Asam
3. Mengetahui CSR apa saja yang dilakukan oleh PT. Bukit Asam

Bab II
ISI
2.1 Pengertian CSR PT. Bukit Asam Tbk       
Tanggung Jawab Perusahaan PTBA ingin terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar, membangun hubungan yang harmonis di tengah-tengah lingkungan yang lestari dan dapat memberi manfaat seluas-luasnya untuk memenuhi harapan para pemangku kepentingan. 
2.2 CSR yang ada di PT. Bukit Asam Tbk.
pelaksanaan tanggung jawab perusahaan terintegrasi dalam “Pedoman CSR PTBA” yang mencakup enam kegiatan, yaitu bidang :
1.     Ekonomi
2.     Lingkungan
3.     Hak azasi manusia
4.     Praktik ketenagakerjaan
5.     Kelaikan kerja, tanggung jawab produk
6.     Kemasyarakatan.
2.3 Visi dan Misi CSR PT. Bukit Asam
Visi :
Mewujudkan masyarakat sejahtera, mandiri dan berwawasan lingkungan.
Misi :
1. Mendukung program pemerintah untuk meningkatkan taraf ekonomi, sosial, pendidikan masyarakat serta pelestarian lingkungan.
2. Memberdayakan potensi lokal dan memperluas pasar untuk perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar perusahaan.Meningkatkan partisipasi

3. masyarakat dalam mendukung rencana jangka panjang perusahaan dan pengembangan lokasi pasca tambang.
2.4 CSR yang dilakukan oleh PT. Bukit Asam Tbk diantaranya :
CSR PT. Bukit Asam Tbk, pada tahun 2017
1.         PTBA Serahkan Masjid Agung Muara Enim kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

2.       PTBA memberikan beasiswa Bidikisiba kepada 25 siswa SMA Kabupaten Muara Enim dan Lahat yang telah lulus seleksi dalam Penerimaan Mahasiswa di Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang dan  Politeknik Negeri Malang.

3.         Bukit Asam Harmonis bersama Lingkungan yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center dengan mengusung tema “Untuk Indonesia Lebih Hijau dan Sehat”.

4.         Sambut Ramadhan 1438 H, PTBA sedekahkan 8.000 Paket sembako, yang diselenggarakan PTBA di Masjid Jami Bukit Asam, Tanjung Enim.

            CSR PT. Bukit Asam Tbk, pada tahun 2016
1.         PTBA secara rutin memberikan bantuan kepada TPA dikecamatan Lawang Kidul.
2.         Rayakan Idul Adha, PTBA serahkan 46 ekor Sapi Qurban
3.         Menyambut Natal 2016, PTBA menggelar Aksi Donor Darah. Aksi ini telah empat kali dilaksanakan oleh PTBA.

            CSR PT. Bukit Asam Tbk, pada tahun 2015
1.         PTBA Gelar pelatihan menjadi UKM hebat.

2.         PTBA Bantu 1500 Bibit Pohon Untuk Hijaukan Curup Buluh

3.         PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA menyelenggarakan Khitanan Masal sebagai salah satu program CSR nya di gedung kafetaria Taman Bukit Asam Tanjung Enim, Minggu (14/6/2015). PTBA melaksanakan program ini dengan bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Alam (KAPTA), Koperasi Karyawan Bukit Asam Sejahtera (Kopkarbara), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

4.         PTBA gelar pasar murah di 24 desa dan kelurahan.

BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
            PT. Bukit Asam Tbk, telah banyak melakukan CSR dan itu upaya yang baik untuk mendekatkan atau lebih mengenal lagi PT. Bukit Asam sendiri. Upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. Bukit Asam sendiri lebih banyak di  CSR (corporate social responsibility) di program lingkungan. Csr yang telah dilakukan oleh PT. Bukit Asam telah sangat efektif.


Daftar Pustaka